okayyy!!! setelah lama vakum,, akhirnya menulis lagiiii,, singkat cerita,, saya sudah di Singapura sekarang,, cari pengalaman demi membangun bangsa,, hehe,,
anyway I have something to share

beberapa minggu lalu, seperti yang diketahui semua orang, ada hari yang cukup besar buat bangsa kita. hari dikukuhkannya Batik sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia oleh UNESCO. wow! cukup menarik dan bikin bangga,, hehe,, emang akhir2 ini Indonesia sering bikin bangga di dunia internasional. mulai bangkit,, maju teruuuuusss,, hehe….
anyway,, memang event ini sudah disiapkan sejak lama,, dan sejak beberapa waktu lalu pemerintah sudah mengajak semua warga negara agar nanti saat hari H memakai Batik bersama-sama. Yeah, ide yang menarik dan keren. Ide ini pun terlaksana sukses, saya denger dari temen2 di indo dan di koran bahwa memang tiba2 indonesia seperti diselimuti batik. mantap.
nah kami2 orang2 Indo di sebuah French-based company di Singapura juga ikut mencoba memeriahkan event itu di sini, hehe. kita2 pakai batik juga dooong, gak mau kalah. hohoooo. sukses juga. foto bisa dilihat di halaman ini juga
quite fun. tapi sebenernya hari itu ada sesuatu yang mentrigger saya untuk menulis sekarang ini. Hmmm, singkat cerita hari itu karena banyak batik yang notabene agak “asing” di Singapura, jadi banyak rekan kantor yang berasal dari negara lain yang tanya “Hey, what do you Indonesians wear today? I see lots of you wearing these kinds of shirts today. Very nice. What’s this?” atau “Hey, why do you Indonesians all wear Batik today? I thought these kinds of clothing come from India or Malaysia.” Wow, sangat menarik melihat betapa orang luar tuh gak ngerti Batik. Ngerti pun jarang yang tahu kalau ini dari Indonesia.
well, setelah melihat itu semua, saya jadi inget tentang perdebatan dengan teman saya tentang bagaimana seharusnya warga Negara yang nasionalis itu bertindak. Saya termasuk orang yang berpikir bahwa kerja di luar negeri itu bukanlah sebuah bentuk sikap yang tidak nasionalis, bahkan sebaliknya, orang Indonesia yang kerja di luar negeri itu besar sekali gunanya bagi bangsa dan Negara, terlebih di era globalisasi ini.
Gunanya banyak. Budaya, ekonomi, bahkan politik. Yang pertama budaya. As you can see, memakai batik saja sudah bisa jadi ajang promosi tentang Indonesia di luar negeri. Gampang kan? Apalagi kalau banyak orang Indo yang bias memainkan alat musik atau menarikan tarian khas Indo di luar negeri, pasti banyak tuh orang luar yang jadi pengen ke Indo gara2 liat kalo budaya kita oke sekali. Dan sebenarnya tidak harus dengan memakai baju atau memamerkan apapun, cukup CERITA saja. Ya, cerita tentang megahnya Borobudur dan indahnya Dieng saja bisa membuat beberapa teman Malay mengunjungi Jogja beberapa bulan lalu. ^_^
Di bidang ekonomi, cobalah lihat India. Karena banyaknya orang India yang bekerja di bidang IT di Amerika, orang-orang Amerika (dan dunia pada akhirnya) yakin bahwa India jagoan IT. Pada akhirnya, sekarang ini banyak proyek hardcoding software di Amerika dan negara-negara lain di-outsource ke India. Wuidiih, bayangkan berapa besar duit yang didapat India dari situ.
Politik. Kalau Indonesia sudah dikenal sebagai negara besar yang penduduknya hebat2 dan ekonominya maju, mau ngapa2in di dunia internasional jelas jauh lebih mudah. Lebih kredibel dan dipercaya. Lebih didukung apabila ada masalah seperti klaim budaya atau bahkan wilayah.
So? Daripada terus2an menginternasionalisasikan Indonesia seperti yang masih dilakukan sebagian besar orang sekarang dengan sok bule atau sok arab (offtopic: seriously, that’s what happened everyday in Indonesia, right? kalo nggak semakin western/bule ya semakin arab), lebih mendingan mengIndonesiakan dunia internasional kan? =)

















